Bisnis Headline

Teknologi Industri Logam Ramah Lingkungan Makin Menguntungkan



single-image
Vice Chairman IDCTA Poempida Hidayatulloh

INDOWORK.ID, JAKARTA: IDCTA (Indonesian Carbon Trading Association – Asosiasi Perdangangan Karbon Indonesia) berkolaborasi dengan SMS Group menyelenggarakan seminar teknologi bertema German Technology Solutions for Net Zero Challenge of Indonesia.

LUXONIX Purity VST Crack

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya membuka acara yang digelar pada 16-17 Januari 2023 di Hotel Gran Melia Jakarta itu. Menteri LHK mewakilkan kepada Emma Rachmawati, Direktur Mitigasi Perubahan Iklim), yang didukung oleh oleh Kementerian Perindustrian yang diwakili oleh Direktur Industri Logam Liliek Widodo.

Poempida Hidayatulloh, Vice Chairman  IDCTA, mengatakan bahwa antusiasme peserta yang ikut dalam seminar sangat baik, dan acara berjalan lancar.

SMS Group memperkenalkan teknologi yang berkaitan dengan industri logam yang ramah lingkungan, industri daur ulang sampah plastik laut, produksi green hydrogen, industri daur ulang baterai dan pembangkit listrik energi surya dengan efisiensi tinggi. Kesemuanya adalah teknologi yang berkaitan untuk implementasi menuju net zero carbon.

INVESTASI MENGUNTUNGKAN

Hadir pula Country Director KfW (Lembaga Keuangan dari Jerman) Burkhard Hinz, yang  mendukung untuk implementasi teknologi seperti di atas melalui basis investasi yang menguntungkan.

IDCTA berharap agar teknologi seperti di atas dapat segera diimplementasikan oleh para pemain Industri, energi dan pertambangan.

Dengan harapan proses hilirisasi produk mineral ke depan akan langsung sejalan dengan tujuan net zero carbon.

IDCTA melihat bahwa hal ini tidak saja memberikan kontribusi bagi konservasi lingkungan tetapi juga nilai tambah bagi produk yang dihasilkan sehingga akan lebih kompetitif saat dipasarkan di masa yang akan datang.

IDCTA akan senantiasa mendorong dan mempromosikan berbagai upaya dekarbonisasi serta mendukung dan bekerja sama dengan pemerintah dalam mencapai tujuan net zero carbon ini.

 

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.

Berita Lainnya