Figur Headline

Eddie Marzuki Nalapraya: Antara Indonesia, Belanda, Amerika, dan Australia



single-image

INDOWORK.ID, JAKARTA: Sisi lain yang menarik dari Eddie Marzuki Nalapraya adalah dapat menyatukan empat benua dalam satu keluarga. “Istri saya dari Indonesia, Belanda, Amerika, dan. Australia,” katanya di restoran Samire, Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Rabu, 12 Juni 2024.

Syukuran ulang tahun ke-93 yang dirayakan bersama keluarga memang digelar beberapa kali. Mulai dari Cipayung, Bogor, Jawa Barat, tempat Eddie bermukim selama ini hingga ke Restoran Jepang Samire, Hotel Grand Hyatt, Jl. Muhammad Husni Thamrin, Jakarta Pusat.

Memang hanya kalangan terbatas. Edie yang menikah dengan Dona, wanita cantik asal Australia, mengundang lima rekan terdekatnya. Buah cinta Eddie dan Dona adalah Adam, Anissa, dan Adnan yang kini menetap di Perth, Australia.

Momentum ulang tahun inilah mereka berkumpul. Saya bersama tokoh Betawi Nuri Thaher dan istrinya, Komalaningsih, diundang bersama budayawan Rusdi Saleh. Dalam ngobrol-ngobriol santai itulah, Eddie mengungkapkan bahwa memiliki istri dari empat benua.

Tentu saja yang pertama benua Asia, tepatnya Idonesia. Dari pernikahan ini

 

MENYATUKAN EROPA

JENDERAL TANPA PASUKAN

Usia 93 tahun masih tampak gagak dan nggak pikun.

lahir 6 Juni 1931) adalah seorang purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat. Dan juga Wakil Gubernur DKI Jakarta yang menjabat periode 1984-1987 mendampingi Gubernur DKI Jakarta R. Soeprapto. Eddie pernah menjadi Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia dan Organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia.

PENDIDIKAN

SD dan SMP, Tasikmalaya

  • Sekolah Bintara Administrasi, Surabaya (1951)
  • Sekolah Bintara Atas, Bandung (1955)
  • Sekolah Perwira, Bandung (1957)
  • Security Course, Jepang (1962)
  • Command and General Staff College, Fort Leavenworth, AS (1972)

JABATAN

  • Bintara Detasemen Pertahanan MBAD (1950)
  • Anggota Pasukan PBB di Kongo (1960)
  • Ajudan Pangdam VI/Siliwangi (1961)
  • Den Kawal Pribadi Presiden (1967)
  • Waassops Kodam V/Jaya (1974)
  • Asisten Pengamanan Garnizun Ibu Kota (1975)
  • Asinten Kodam V/Jaya (1977)
  • Kasdam V/Jaya (1979-1983)
  • Asisten Teritorial Hankam (1983-1984)
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta (1984-1987)
  • Anggota DPA-RI (1998-2003

ORGANISASI

  • Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (1981-sekarang)
  • Ketua Umum Radio Antar Penduduk Indonesia (1980-sekarang)

Ia mendapatkan sejumlah tanda jasa baik dari dalam maupun luar negeri,

 

 

Berita Lainnya