Bisnis Headline

Mencermati Perkembangan Kinerja Keuangan HAJJ



single-image
Jemaah Haji di Masjidil Haram

INDOWORK.ID, JAKARTA: Untuk melihat perkembangan kinerja keuangan emiten, kadang perbandingan kwartal mutakhir dengan kwartal sebelumnya lebih memberikan gambaran ketimbang perbandingan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, YoY

Laporan keuangan, umumnya disajikan dengan perbandingan periode yang sama tahun sebelumnya. Untuk membandingkan kemajuan suatu kwartal dari periode sebelumnya – katakanlah misalnya membandingkan hasil kumulatif 6M23 dengan 9M23, – kita harus melihat dua laporan keuangan berbeda.

Saya melirik laporan keuangan HAJJ Juni dan September 2023. Berikut beberapa kutipan: (6M23 ditulis terlebih dahulu)

1. Pendapatan 229,7 M vs. 313,8 M naik 36,6%
2. BPP 203,7 M vs. 279,4 M naik 37,2%
3. Laba 16,1 M vs. 17,0 M naik 5,6%
4. EPS 8,32 vs. 8,35 naik 0,4%

Dari kacamata perolehan laba bersih, HAJJ praktis tidak menghasilkan selama 3Q23. Namun saya tetap memegang HAJJ dalam portofolio saya, Terutama HAJJ-W.

Pertama, kegiatan umroh selama 3Q relatif sepi dibandingkan 2Q. Faktor bulan Ramadhan sangat mempengaruhi .

Kedua, historis, kegiatan umroh akhir tahun (2023) dan awal tahun (2024), perkiraan saya, akan mengalami peningkatan signifikan

Ketiga, antisipasi lonjakan pada 2Q24. Ramadhan dan musim haji.

Keempat, saya membaca tentang pendirian anak perusahaan HAJJ di Saudi Arabia. Kesempatan mengelola hotel sendiri, sembari memperkenalkan masakan Indonesia di Arab Saudi.

If your goal is upward, you have to aim your shoot at higher target. Optimisme selalu berurusan dengan prospek.

*) Ditulis oleh Hasan Zein Mahmud, Redaktur Khusus Indowork.id

Berita Lainnya