Headline Jalan

Bau Busuk Limbah Dapur MBG Jagakarsa 008 Cemari Lingkungan

INDOWORK.ID, JAKARTA: Bau busuk dari limbah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG)  mencemari lingkungan penumpukan sisa makanan, lemak, dan minyak yang memburuk serta menghasilkan gas hidrogen sulfida. Hal ini terjadi karena instalasasi pengolahan limbah (IPAL) tidak berfungsi sehingga diuang langsung ke parit.
Sejak beroperasinya dapur tersebut, lingkungan pemukiman terganggu oleh bau busuk menyengat yang diduga berasal dari pembuangan limbah cair sisa masakan dan penumpukan sampah organik yang tidak dikelola dengan baik. Selain mengganggu kenyamanan dan kesehatan (mual/pusing), aktivitas ini juga memicu masalah lalu lintas di sepanjang Jl. Haji Sibi.
“Kami memohon agar pihak berwenang segera melakukan peninjauan lapangan [sidak] sanitasi, serta menegur pihak pengelola [Yayasan Generasi Emas Bangsa] agar memperbaiki sistem pembuangan limbah mereka demi kesehatan warga,” ujar tokoh Betawi tersebut.
Ia telah meminta kepada penanggung jawab Dapur MBG Jagakarsa 008 Firli Ibrahim agar pemiliknya, Wahyu Dewanto, Anggota DPRD dari Partai Gerindra untuk menyelesaikan persoalan itu. Namun hingga kini belum ada jawaban. “Saya sudah sampaikan kepada ajudannya,” kata Firli.
Pemerintah saat ini tengah gencar melakukan penutupan dan penangguhan operasional dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah akibat berbagai pelanggaran dan penyimpangan. “Sebaiknya memang harus segera ditutup karena sangat mengganggu,” ujar Lahyanto.


Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *