IDX
Sumber: Yahoo Finance · data dapat tertunda
IHSG 5,030 ▼ 26.79 (2.25%)BBCA 5,125 ▲ +145 (+3.96%)BBRI 2,710 ▼ 90.00 (0.74%)BMRI 3,610 ▼ 110 (0.28%)TLKM 1,990 ▲ +10.00 (+5.57%)ASII 4,930 ▲ +130 (+0.61%)UNVR 1,455 ▲ +65.00 (+4.68%)GOTO 24.00 ▲ +0.00 (+0.00%)ADRO 2,330 ▼ 70.00 (-0.85%)BBNI 3,320 ▲ +0.00 (+4.73%)IHSG 5,030 ▼ 26.79 (2.25%)BBCA 5,125 ▲ +145 (+3.96%)BBRI 2,710 ▼ 90.00 (0.74%)BMRI 3,610 ▼ 110 (0.28%)TLKM 1,990 ▲ +10.00 (+5.57%)ASII 4,930 ▲ +130 (+0.61%)UNVR 1,455 ▲ +65.00 (+4.68%)GOTO 24.00 ▲ +0.00 (+0.00%)ADRO 2,330 ▼ 70.00 (-0.85%)BBNI 3,320 ▲ +0.00 (+4.73%)
Berita HEADLINE

Indeks Saham Juli 2026: Musim Mawar Mekar di BEI

INDOWORK.ID, JAKARTA: Indeks harga saham gabungan (IHSG)  menghijau 14 dari 15 hari, energi & perbankan jadi motor penggerak. Juli memang musim puncak mawar mekar. Di kebun warnanya merah-merah. Di Bursa Efek Indonesia warnanya hijau-hijau.BEI luar biasa bulan ini.

Selama 15 hari perdagangan di Juli, hanya 1 hari yang merah. Sisanya 14 hari full hijau. IHSG sudah naik lebih dari 5% sejak awal bulan, dan ditutup di level 6.340 pada Selasa, 21 Juli.

Walau masih jauh dari rekor 9.174, pemulihan ini menyalakan lagi harapan investor ritel yang sempat redup.

Energi & Perbankan: Dua Bunga Terbesar di Taman BEI.

Sektor Energi Pesta Kembang
Indeks sektor energi sempat ke 2.713,51 naik 1,09%. Mayoritas saham energi kompak di zona hijau:

RATU (Raharja Energi Cepu) 5.350+3,38%, RAJA (Rukun Raharja) 4.040+3,06%, GEMS (Golden Energy Mines) 6.475+0,39%, BSSR (Baramulti Suksessarana) 4.270+0,23%, ITMG (Indo Tambangraya Megah), 24.025+0,10%, PTRO (Petrosea) 3.880+1,04%, BYAN (Bayan Resources) 11.425+0,88%.

Data per perdagangan terakhir, saham batubara dan migas masih jadi favorit karena sentimen dividen + harga komoditas.

 

Perbankan Dapat Suntikan
Sentimen positif datang dari wacana penambahan dana pemerintah ke bank Himbara. Dengan inflasi 3,34% dan suku bunga 5,75%, margin perbankan masih aman. Ini yang bikin IHSG punya 2 “tiang” kuat: energi dan bank.

 

Asing Mulai Lirik Lagi
Sepanjang Juli, asing masih catat net sell sekitar USD4,4 miliar. Tapi minggu terakhir sudah mulai inflows.

Ditambah S&P pertahankan rating BBB outlook stabil dan MSCI tetap taruh Indonesia di Emerging Market, pasar punya amunisi: makro, rating, dan valuasi murah.

Layakkah Kita Berharap?
Layak, dengan catatan.

Kenaikan 5% sebulan itu hasil dari valuasi diskon dan kebijakan yang mulai jelas. Buat investor, ini momen edukasi: pasar modal itu ada musimnya. Juli ini musim mawar mekar. Semoga Agustus ikut mekar juga.

 



Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *