- 18 September 2026
- 2 min read
INDOWORK.ID, JAKARTA: PT Kobexindo Tractors Tbk mencatat pertumbuhan penjualan unit alat berat sebesar 47 persen secara tahunan pada semester I-2026, didorong permintaan dari sektor pertambangan dan perluasan portofolio produk perusahaan.
Peningkatan penjualan unit menopang pendapatan Kobexindo yang mencapai Rp1,02 triliun selama enam bulan pertama 2026. Nilai tersebut meningkat 13,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kobexindo memasarkan alat berat dari sejumlah merek, antara lain Develon, Tonly, dan Shacman. Portofolionya mencakup mesin penggalian, pemuatan, serta pengangkutan material untuk kegiatan pertambangan.
Perusahaan juga memperluas penawaran alat berat berteknologi hibrida. Teknologi tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar dan menekan biaya operasional pelanggan.
Meski demikian, Kobexindo belum mengungkapkan jumlah unit hibrida yang telah terjual, harga jual, identitas pelanggan, ataupun porsi produk hibrida terhadap keseluruhan penjualan. Data mengenai tingkat komponen dalam negeri juga belum tersedia.
Klaim mengenai efisiensi alat berat hibrida belum dilengkapi hasil pengujian independen. Penghematan aktual akan bergantung pada jenis pekerjaan, kondisi lapangan, beban angkut, jam operasi, pola perawatan, dan harga bahan bakar.
Pertumbuhan penjualan alat berat dapat menjadi indikator meningkatnya belanja modal sektor pertambangan. Kenaikan permintaan juga berpotensi memperbesar pasar suku cadang, layanan pemeliharaan, pembiayaan alat, serta kebutuhan tenaga teknis.
Namun, kegiatan Kobexindo masih berfokus pada penjualan dan distribusi. Perusahaan belum mengumumkan pembangunan fasilitas manufaktur baru atau rencana produksi alat berat di Indonesia.
Peralihan menuju mesin hibrida turut menuntut kesiapan teknisi dan jaringan layanan. Pelanggan perlu menghitung total biaya kepemilikan, termasuk konsumsi bahan bakar, perawatan sistem kelistrikan, ketersediaan suku cadang, waktu henti, dan nilai jual kembali alat.


Leave a reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *