- 21 June 2026
- 3 min read
INDOWORK.ID, JAKARTA: Hasil-hasil pertandingan hari Ahad (atau Sabtu sore di Arena Piala Dunia) ini tidak terlalu banyak kejutan. Tim-Tim Unggulan Piala Dunia 2026 melaju ke babak berikutnya. Timnas Curacao yang dilatih Dick Advocat (78 tahun, berkebangsaan Belanda) membuat kejutan di Piala Dunia 2026.
Pertandingan Jerman vs Pantai Gading di Toronto (Kanada) berakhir 2-1 dengan gol terakhir pada masa tambahan waktu menit ke 90+4 oleh Deniz Undav (bermain di VfB Stuttgart), yang nampaknya tidak disangka oleh pemain Pantai Gading atau tepatnya karena konsentrasi sedang menurun.
Gol pertama Jerman juga dicetak oleh Undav dari suatu skema serangan yang cukup baik, setelah menerima umpan dari Kai Haverts (bermain di Arsenal). Deniz Undav adalah genenerasi kedua dari imigran Suku Kurdi Yazidi dari Wilayah Tenggara Turki, karena kudeta militer tahun 1980. Hasil ini sangat kontras ketika Pantai Gading mencatat kemenangan atas Kosta Rika 1-0 pada pertandingan pertama, berkat gol pada akhir babak kedua oleh Amad Dialo (bermain di Manchester United).
Hasil pertandingan di Kansas City Ekuador vs Curacao 0-0 sedikit berbau kejutan, karena negara kecil di Kepulauan Samudra Atlantik, eks Jajahan Belanda itu mampu menahan gempuran serangan bergelombang dari Ekuador, yang didukung penuh penonton berbaju kuning, warna Ekuador.
Pahlawan Timnas Curacao adalah kiper Eloy Victor Room (bermain di Miami FC) yang setidaknya membuat 15 penyelamatan gemilang atas tendangan atau sundulan kepala para pemain Ekuador. Pada pertandingan pertama dahulu, kiper Tanjung Verde berusia 40 tahun Jose Vozinha menjadi bahan pembicaraan karena mampu membuat 9 penyelamatan dan menahan gempuran pemain Spanyol untuk menjaga clean sheet dan skor 0-0.
Secara keseluruhan, Timnas Curacao yang dilatih Dick Advocat (78 tahun, berkebangsaan Belanda) membuat kejutan di Piala Dunia 26 setelah mencuri satu poin atas kerja keras Leandro Bacuna dkk (pernah di Aston Villa, Groningen, Watford dll).
JERMAN MELAJU
Pada Group E, Jerman melaju ke babak kedua, dengan dua kemenangan, disusul Pantai Gading. Pada partai ketiga yang akan dimainkan bersamaan pada 26 Juni masih akan sangat menentukan: Ekuador vs Jerman di New York/New Jersey dan Curacao vs Pantai Gading di Philadelpia.
Hasil pertandingan di Group F Belanda vs Swedia di Houston berjalan sesuai prediksi, karena Belanda menang 5-1 berkat dua gol Cody Gakpo (main di Liverpool), dua gol Brian Brobbey (eks Ajax, Leipzig dan kini Sunderlan) dan satu gol Crysencio Summerville.
Swedia juga sangat aktif menyerang, terutama dimotori penyerang top dunia seperti Victor Gyokeres (Arsenal), Alexander Isak (Liverpool), Anthony Elanga (Newcastle United), Victor Lindelof (Aston Villa), Yasin Ayari(Brighton) dll, walau hanya menghasilkan gol indah dari Elanga.
Pertahanan Swedia terlihat agak rapuh, dibandingkan dengan pertahanan Belanda yang cukup kokoh dan efektif. Swedia terlalu mengandalkan kekuatan individu pemain dan kurang bervariasi dalam melakukan serangan, sehingga secara umum agak mudah dibaca.
PANGGUNG JEPANG

Pertandingan Tunisia vs Jepang di Monterrey (Meksiko) terlihat menjadi panggung besar bagi para pemain Jepang, yang mampu menang 4-0. Gol-gol kemenangan Jepang dicetak oleh Ayase Ueda (menit 31 dan 83), oleh Daichi Kamada pada menit ke-4 dan oleh Junya Ito pada menit 69.
Para pemain Jepang terlihat sangat menikmati permainan dengan penguasaan bola yang nyaris sempurna. Gol kemenangan di atas tidak ada yang kebetulan, tapi melalui serangan yang rapi, diawali dari operan pendek dan kombinasi satu-dua antarpemain, hingga ke mulut gawang.

Gol ke-3 oleh Ito dan gol ke-4 oleh Ueda tercipta sangat indah, berawal dari pressures dan perebutan bola di tengah, yang segera dikirim ke sektor sayap kanan. Secara teknik penguasaan bola, tim Jepang memang terlihat lebih unggul dari Tim Swedia.
*) Bustanul Arifin, Penikmat Sepak Bola dan Kuliner.


Leave a reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *