Headline Humaniora

Piala Dunia 2026: Pertandingan Kedua Sudah Bergulir

INDOWORK.ID, JAKARTA: Arena World Cup 2026 di tiga negara Meksiko, Amerika Serikat (AS), dan Kanada hari ini, Jumat, 19 Juni 2026, dan seterusnya telah mulai pertandingan kedua, diawali oleh Group A dan Group B. Di Group A, Meksiko dipastikan melaju ke babak berikutnya karena telah membukukan dua kemenangan, 2-0 melawan Afrika Selatan, dan 1-0 melawan Korea.

Korea masih belum aman, karena baru sekali menang 2-1 atas Ceko. Urutan ke-3 dan ke-4 ditempati Ceko dan Afrika Selatan, yang berbagi skor 1-1 pada pertandingan kedua sebelumnya.

Sementara itu, di Group B, tuan rumah Kanada mencatat kemenangan besar 6-0 atas Qatar, yang harus bermain dengan 9 pemain menyusul dua kartu merah atas Ahmad Humam dan Assim Madibo. Swiss mengumpulkan 4 poin, sama dengan Kanada, karena menang 4-1 atas Bosnia-Herzegovina. Boznia-Herzegovina menempati urutan ke-3 dan Qatar di juru kunci urutan ke-4.

World Cup 2026 telah mencatat dua orang melakukan hattrick atau memasukkan tiga gol ke gawang lawan, yang dilakukan oleh Linonel Messi (Argentina) ketika melawan Aljazair dan oleh Jonathan David ketika melawan Qatar. Para komentator sepak bola, termasuk warga net di media sosial sedikit meletakkan hattrick Jonathan David di bawah Lionel Messi, karena dilakukannya pada pertandingan yang tidak seimbang melawan Qatar, yang hanya tersisa 9 pemain.

Pada babak pertama, Qatar masih dapat mengimbangi permainan tuan rumah Kanada, yang bermain di hadapan pendukungnya di Stadion Vancouver, British Columbia. Apa pun alasannya, penampilan David memang sangat gemilang, menunjukkan kelas permainan di atas rata-rata, karena David telah malang melintang di Liga Eropa, mulai dari Ghent (Belgia), Lille (Perancis) dan sekarang di Juventus (Italia).

Ganjaran dua kartu merah tersebut cukup layak, mengingat tackle keras para pemain Qatar yang sangat berbahaya. Bahkan, tebasan kaki Assim Madibo kepada Ismael Kone telah menyebabkan pemain Kanada kelahiran Abidjan (Pantai Gading) itu patah kaki. Pemulihannya akan memerlukan waktu berbulan-bulan, suatu kecelakaan permainan yang sebenarnya tidak diinginkan oleh siapa pun.

Setelah bermain dengan 9 orang, permainan Qatar menjadi limbung, hanya bertahan agar tidak kemasukan banyak gol, dan sesekali membuang bola ke depan, untuk menghalau serangan. Skor akhir menjadi 6-0 untuk Kanada, yang disambut dengan gegap gempita oleh pendukungnya.

MEKSIKO VS KOREA SELATAN

Pertandingan sebelumnya di Guadalajara, Meksiko melawan Korea berlangsung seru dan berimbang, kedua tim silih berganti melancarkan serangan. Dimotori pemain kawakan, jebolan Tottenham Hotspur (Inggris) Son Heung-Min, Korea menerapkan permainan menyerang yang eksplosif, memanfaatkan kecepatan pemain khas Asia yang rajin menjelajah. Dalam bertahan pun, Korea sangat baik melakukan transisi permainan dan menutup ruang gerak pemain Meksiko. Beberapa peluang dari kedua tim silih berganti terjadi pada babak pertama, walau berakhir dengan skor 0-0.

Pada babak kedua, tempo permainan mulai meninggi, karena kedua tim mentargetkan menggapai kemenangan. Pada suatu serangan dari Meksiko, yang sebenarnya tidak terlalu berbahaya, kiper Kim Seung-gyu menangkap bola atas, pada awalnya berhasil, tapi tidak mendarat dengan baik, karena terhalang salah seorang bek Korea. Bola terlepas, langsung disambar oleh Luis Romo, 1-0 untuk Meksiko. Korea terus menekan untuk membalas ketertinggalan, tapi tidak berhasil, karena sering terkesan kurang tenang dan terburu-buru, plus kurang beruntung.

Pertandingan selanjutnya di group-group lain pasti akan lebih seru, karena setiap tim akan berusaha mengamankan posisinya untuk melaju ke babak berikutnya. Selamat menonton sepak bola sambil menikmati akhir pekan bersama keluarga.

*) Bustanul Arifin, penikmat sepak bola dan kuliner



Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *