INDOWORK, JAKARTA: kekaisaran Persia (kemudian berubah nama menjadi Iran) meliputi wilayah yang sangat luas sehiggga disebut pula Persia Raya. Kekaisaran ini meliputi daerah dari Anatolia, Bosphorus, dan Mesir di barat hingga ke perbatasan India Kuno dan Darr Syr di timur, dan dari Kaukasus dan Stepa Eurasia di utara ke Teluk Persia dan Teluk Oman di selatan.
Persia adalah rumah bagi salah satu peradaban besar tertua di dunia, dengan pemukiman bersejarah dan perkotaan sejak 7000 SM. Georg Wilhelm Friedrich Hegel menyebut orang-orang Persia sebagai "manusia bersejarah pertama di dunia".
ERA KEKAISARAN ACHAEMENID
Salah satu periode penting dalam sejarah Persia adalah era Kekaisaran Achaemenid (550-530 SM). Kekaisaran ini didirikan oleh Koresy Agung. Koresy diketahui memulai kariernya selaku pejabat rendahan di bagian barat daya Persia. Kemudian dia mendapat banyak kemenangan lewat pertempuran dan menguasai tiga kerajaan besar yaitu Media, Lydia dan Babilonia. Ia juga menyatukan hampir seluruh daerah Timur Tengah lama menjadi satu negara yang membentang mulai India hingga Laut Tengah.
Raja ini disebut namanya dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen karena titahnya untuk mengembalikan orang-orang buangan, termasuk bangsa Yahudi, kembali ke tanah air masing-masing, serta mengizinkan orang-orang Yahudi membangun kembali Bait Suci di Yerusalem (Yesaya 45:13 2 Tawarikh 36:22-23 Ezra 1:1-8). Titah itu ditulis antara lain dalam Silinder Koresh, yang ditulis tahun 539 SM dan saat ini disimpan di British Museum, London
Kekaisaran Achaemenid adalah satu-satunya peradaban dalam seluruh sejarah yang menghubungkan lebih dari 40% populasi global, terhitung sekitar 49,4 juta dari 112,4 juta orang di dunia pada sekitar 480 SM.
Pada masa puncak kejayaan itu wilayah Persia di bawah Kekaisaran Achaemenid meliputi:
Kerajaan Media (wilayah Iran sekarang ini) dan provinsi Persis di barat daya Iran
Kerajaan Babilonia di Mesopotamia (wilayah Irak sekarang ini)
Suriah dan Palestina
Mesir
Beberapa daerah di timur laut dari kerajaan Media (Asia Tengah), didapatnya dari menaklukkan Massage Tae, suku nomad yang hidup di Asia Tengah sebelah timur laut Kaspia
Kerajaan Lidia di Asia Kecil (wilayah Turki sekarang ini)
Sebagian negara Pakistan dan Afghanistan sekarang ini
Sedikit daerah India
Kemudian Kekaisan Achaemenia digantikan oleh Kekaisaran Seleucia, Kekaisaran Parthia dan Kekaisaran Sasania, yang berturut-turut memerintah Persia selama hampir 1.000 tahun dan menjadikan Persia sekali lagi sebagai kekuatan utama di dunia. Saingan berat Persia adalah Kekaisaran Romawi dan penggantinya, Kekaisaran Bizantium .
Menurut sejumlah bukit sejarah, diketahui bahwa Kekaisaran Persia dimulai di Zaman Besi , menyusul masuknya bangsa Iran. Orang-orang Iran memunculkan Mede, Achaemenia, Parthia, dan Kekaisaran Sasanian.
Kekaisaran Persia juga pernah mengalami invasi, oleh orang Makedonia, Arab, Turki , dan Mongol. Namun Kekaisaran Persia mampu bertahan dan secara terus-menerus menegaskan kembali identitas nasionalnya selama berabad-abad dan telah berkembang sebagai entitas politik dan budaya yang unik.
KEKAISARAN SASANIA BERAKHIR
Penaklukan Muslim atas Persia (633-654) menjadi tanda berakhirnya Kekaisaran Sasania sekaligus menjadi titik balik dalam sejarah Iran.Islamisasi terjadi pada abad kedelapan hingga kesepuluh, yang berakibat pada kemunduran Zoroastrianisme di Iran.
Namun, prestasi peradaban Persia sebelumnya tidak hilang, tetapi sebagian besar diserap oleh pemerintahan dan peradaban Islam yang baru. Selama akhir Abad Pertengahan dan periode modern awal, Iran cukup menderita akibat banyak invasi suku nomaden, yang para pemimpinnya menjadi penguasa di negara ini, mempengaruhinya secara negatif.
Pada 1501 M, Kekaisaran Persia dipersatukan kembali sebagai negara merdeka oleh dinasti Safawi, yang menjadikan Islam Syiah sebagai agama resmi kekaisaran. Hal itu menandai salah satu titik balik terpenting dalam sejarah Islam .
Kemudian Persia berperan lagi sebagai kekuatan dunia terkemuka ketika berada di Kekaisaran, Ottoman dari Turki, tetangga sekaligus musuh bebuyutannya selama berabad-abad. Persia telah menjadi monarki yang diperintah oleh seorang kaisar hampir tanpa gangguan dari 1501 hingga Revolusi Iran 1979, yang dipimpin oleh Ayatullah Agung Ruhollah Khomein. Pada 1 April 1970, Iran secara resmi berubah menjadi sebuah republik Islam.
Selama paruh pertama abad ke-19, Kekaisaran Persia kehilangan banyak wilayahnya di Kaukasus, yang telah menjadi bagian dari Iran selama berabad-abad, terdiri dari Georgia Timur modern , Dagestan, Republik Azerbaijan , dan Armenia. Kekaisaran Rusia ikut mewarnai sejarah Iran melalui Perang Rusia-Persia antara 1804–13 dan 1826–1888.
Pada 1935, Raja Reza Shah meminta delegasi asing untuk menggunakan endonim Iran dalam korespondensi formal. Semenjak itu, Negara Kekaisaran Persia resmi bergantu nama menjadj Negara Kekaisaran Iran.
RELOKASI IBUKOTA
Sepanjang sejarahnya, Kekaisaran Persia (Iran) telah melakukan 29 kali relokasi ibukota. Pada umumnya relokasi ibukota dilakukan ketika kekaisaran itu mengalami pergantian regim kekuasaan, dari suatu dinasti ke dinasti yang lain.
Berikut daftar kota yang pernah berperan sebagai Ibukota Kekaisaran Persia (Iran):
Anshan: Ibukota Persia era pra- Kekaisaran Achemania
Ardabil: Ibukota Persia era Kekaisaran Safawi awal
Asaak: Ibukota Prsia era Kekasiaran Parthia
Amol, Ziyarid , Alid: Ibukota Persia era Kekaisaran Parthia
Babel: Ibukota Persia era Kekaisaran Achaemenia (Raja Koresy Agung)
Baghdad: Ibukota Persia eraKekhalifahan, Jalayerid, era Kekhalifan Buyid
Bukhara: Ibukota Persia era Kekaisaran Samania
Ctesiphon: Ibukita Persia era Kekaisaran Sassania
Shahr-e Qumis(Hecatompylos): Ibukota Persia era Kekaisaran Parthia
Gor (Firuzabad): Ibukota Persia era Kekaisaran Sassania
Isfahan Dinasti Ziyarid : Ibukota Persia era Kekaisaran Seljuk, dan era Kekaisaran Safawi
Istakhr: Ibukota Persia era Kekaisaran Sassania
Ecbatana(kemudian Hamadan : Ibukota Persia era Kekaisaran Median, era Kekaisaran Achaemenia , dan era Kekaisaran Seljuk (Seljuk Besar dan Irak)
Kunya Urgench: Ibukota Persia era Kekaisaran Khwarezmid awal
Maragheh: Ibukota Persia era Kekaisaran Ilkhania
Masyhad: Ibukota Iran (Persia) era Kekaisaran Afsharia
Merv: Ibukota Persia selama berada di bawa kekhalifahan al-Mamun , dan era Taheria
Nishapur: Ibukkota Persia pada era Kekaisaran Ilkhania, era Kekaisaran Seljuq, dan era Kekaisaran Taheria
Nisa, Turkmenistan: Ibukota Persia era Kekaisaran Parthia
Pasargadae: Ibukota Persia eraKekaisaran Achaemenia
Persepolis Ibukota utama Persia era Kekaisaran Achaemenia
Rey(Rhagae): Ibukota Persia era Kekaisaran Media
Qazvin: Ibukota Persia era Kekaisaran Safawiawal
Samarkand: Ibukota Persia era Kekaisaran Samania, Kekaisaran Khwarazmid, dan Kekaisaran Timurid
Shiraz: Ibukota Persia era Dinasti Buyid, dan Dinasti Zand
Susa: Ibukota Persia era Kekaisaran Achaemenia , dan era Kekaisaran Parthia
Tabriz: Ibukota Persia era Kekaisran Ilkhania, Kekaisran Khwarezmid, danKekaisaran Safawi awal
Sari: Ibukota Persia era Kekaisaran Qajar
Teheran: Ibukota Persia (Iran mulai 1935) era Kekaisaran Qajar, Dinasti Pahlavi, dan Republik Islam Iran 1796 – sekarang.
- Sun, May 2026
RELOKASI IBU KOTA – Dari Jaman Mesir Kuno hingga Awal Abad ke-21 (5)
26 Jun, 2020
25 mins read
180,990 views
Related posts
Mengganggu Lalu Lintas, Warga Kampung Sawah Protes Dapur MBG Jagakarsa 008 Milik Politikus Gerindra
14 Feb, 2026
19 mins read
70,580 views
"Ngeyel Tingkat Tinggi" Penawaran Harga Private Placement
27 Jun, 2025
5 mins read
158,767 views
Follow us
Categories
- Infrastruktur (301)
- Bisnis (299)
- Jalan (293)
- lainnya (288)
- Figur (286)
Lastest Post
L
Your experience on this site will be improved by allowing cookies
Cookie Policy
These cookies are essential for the website to function properly.
These cookies help us understand how visitors interact with the website.
These cookies are used to deliver personalized advertisements.