logo logo

The Ultimate WordPress Theme for Magazine and Newspaper Websites

Bisnis Headline

Menjelang Malam Natal Pun, Masih Dapat Ikut BTN Housingpreneur

INDOWORK,ID, JAKARTA: Menjelang perayaan Natal, masyarakat masih dapat mendaftar di BTN Housingpreneur hingga 24 Desember 2025. “Jadi pas mau merayakan malam Natal masih bisa mendaftar nih,” kata Muhammad Farghab, warga Bintaro, Tangerang Selatan.

Kegirangan Farghab tidak sendiri. Beberapa nara sumber yang dihubungi oleh redaksi Indowork.id juga menyatakan kebahagiaan serupa mulai dari mahasiswa, pengembang, dan wirausaha. Kabar baik itu disampaikan oleh Corporate Secretary BTN Ramon Armando.

Raymon menjelaskan bahwa keputusan BTN memberi perpanjangan bagi masyarakat untuk mendaftar BTN Housingpreneur 2025 didasari oleh keprihatinan atas bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. BTN menilai, masyarakat yang terdampak perlu diberikan kesempatan untuk memulihkan diri dan membenahi hal-hal yang diperlukan sebelum mendaftarkan diri di kompetisi tahunan ini.

Periode pendaftaran BTN Housingpreneur 2025 yang awalnya akan ditutup pada 15 Desember 2025 menjadi 24 Desember 2025 pukul 12.00 WIB. Khusus untuk daerah terdampak bencana di Sumatera pada 28 Desember 2025 pukul 12.00 WIB. Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan bagi lebih banyak kepada masyarakat untuk memaksimalkan ide-ide mereka dalam membangun sektor perumahan nasional.

IDE POTENSIAL

Nixon P. Napitupulu foto: stabilitas.id

Presiden Direktur BTN Nixon P. Napitupulu cermat. Ia melihat perlunya membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam BTN Housingpreneur, tidak terkecuali mereka yang terdampak bencana alam di Sumatera.

“Ide-ide potensial yang akan bermanfaat untuk mendukung pengembangan sektor perumahan nasional dapat dikemukakan dan direalisasikan melalui kolaborasi bersama ekosistem yang dibangun BTN,” ujar Ramon dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (15 Desember 2025).

Dengan perpanjangan itu, linimasa yang akan dilalui para peserta juga telah disesuaikan. Para pendaftar yang berasal dari tiga kelompok yakni pengembang dan pengusaha, mahasiswa, dan umum akan menjalani proses seleksi berkas mulai 15 Desember hingga 28 Desember 2025, diikuti dengan seleksi ide bisnis pada 6-7 Januari 2026.

Menurut Ramon, pada tahap seleksi berkas tim Initial Screening BTN Housingpreneur akan melakukan review berkas yang sudah disubmit oleh peserta secara berkala. Tim ini juga akan memberikan umpan balik apabila ada berkas kelengkapan yang kurang atau perlu diperbaiki.

Peserta diperkenankan untuk melakukan review sampai dengan batas waktu penutupan submission yakni 24 Desember 2025.

SELEKSI IDE BISNIS

Ramon Armando foto: Infobanknews

Dewan Juri yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, arsitek, hingga manajemen BTN akan melakukan Seleksi Ide Bisnis. Para peserta yang terpilih dalam periode ini berhak mengikuti proses Live Pitching pada 12-13 Januari 2026 di hadapan Dewan Juri dan diadakan di dua kota, yakni Jakarta dan satu kota lainnya yang akan ditentukan kemudian.

Para peserta yang lolos di fase Live Pitching, kata Ramon, akan mengikuti tahap akhir kompetisi yakni Grand Judging oleh Dewan Juri. Pada fase ini juga melibatkan pelaku industri perumahan. Para finalis yang lolos ke Grand Judging akan mengikuti Master Class yang merupakan sesi pembekalan secara daring untuk meningkatkan kualitas presentasi mereka, serta mengikuti Speed Dating dengan para pelaku industri perumahan untuk mencari kecocokan dan potensi kolaborasi bisnis.

“Pada tahap akhir ini ini akan ditetapkan juara 1, 2, dan 3 untuk setiap kategori kompetisi,” kata peraih master of commers in banking University of Sydney tersebut.

Dalam ajang BTN Housingpreneur, terdapat tujuh kategori lomba yaitu Rumah Nusantara, House Design, Housing Related Innovation, House Value Chain Innovation, House Technology Innovation, Affordable House Development, dan Commercial Residential.

Hal yang tidak kalah istimewa dari BTN Housingpreneur adalah terbukanya kesempatan bagi para finalis. Mereka yang tidak menang pun dapat bergabung dengan komunitas BTN Housingpreneur. Tentunya mereka berkesempatan untuk berkolaborasi dengan para pelaku industri properti agar idenya dapat diaplikasikan bagi sektor perumahan.

BTN akan mengumumkan pemenang pada puncak acara BTN Housingpreneur 2025 yaitu Awarding pada 31 Januari 2026, yang sekaligus menutup rangkaian acara expo selama empat hari yakni 28 Januari hingga 31 Januari 2026.

BTN Housingpreneur 2025 bertujuan untuk mencari para wirausahawan, pengembang , dan inovator, terutama dari kalangan generasi muda. Mereka yang memiliki ide inovatif baik di tataran konsep maupun yang telah membuktikan solusi yang dapat memecahkan problem di sektor perumahan melalui proyeknya dapat mengikuti lomba ini.

BTN Housingpreneur merupakan gerakan akar rumput untuk membantu masa depan perumahan di Indonesia. “Solusi dan terobosan peserta tentu dapat menciptakan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan, dan menggerakkan perekonomian,” ujarnya.

Untuk mengundang lebih banyak generasi muda, BTN telah melaksanakan berbagai kegiatan mulai dari sosialisasi pre-roadshow, roadshow offline dan daring di berbagai universitas di daerah, mini roadshow dan bimbingan teknis, hingga intimate dinner/lunch dengan para pelaku industri perumahan.

Mengusung tema Housing for Nation: Smart, Green, Inclusive, BTN Housingpreneur 2025 menawarkan total hadiah Rp1,5 miliar untuk para pemenang.

Bagi mereka yang ingin berpartisipasi dapat mendaftarkan diri melalui http://btn.id/regisbtnhp25 dan mendapatkan informasi lengkap melalui www.btnhousingpreneur.com atau akun Instagram resmi @btnhousingpreneur untuk mengikuti perkembangan terbaru ajang ini.

 



Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *