INDOWORK.ID, JAKARTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) sudah memulai pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Bandara Yogyakarta International Air Port Kulon Progo.
Jalan tol ini memiliki total panjang 96,47 km. Adapun pembangunan tol ini terbagi atas tiga seksi. Seksi pertama menghubungkan Kartosuro-Purwomartani sepanjang 42,37 km. progres konstruksi ini baru mencapai 2,07 persen.
Sementara untuk Seksi II Purwomartani-Gamping dengan panjang 23,43 km. dan untuk Seksi III GampIng-Purworejo sepanjang 30,77 persen. Keduanya masih masih dalam tahap pengerjaan fisik dengan target akan rampung pada 2024.
BUJT PT Joglosolo Marga Makmur yang akan mengelola Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Bandara YIA Kulon Progo. Biaya investasi jalan tol ini sekitar Rp26,63 triliun.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menuturkan bahwa pembangunan jalan tol ini akan menghubungkan kawasan-kawasan produktif dan mampu mengurangi biaya logistik.
“Kehadiran jalan tol ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi mengatasi kepadatan lalu lintas terutama arus komoditas,” katanya, pada Jumat (2492021).
BUJT PT Joglosolo Marga Makmur yang akan mengelola Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Bandara YIA Kulon Progo. Biaya investasi jalan tol ini sekitar Rp26,63 triliun.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menuturkan bahwa pembangunan jalan tol ini akan menghubungkan kawasan-kawasan produktif dan mampu mengurangi biaya logistik.
“Kehadiran jalan tol ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi mengatasi kepadatan lalu lintas terutama arus komoditas,” katanya, pada Jumat (2492021).