INDOWORK.ID, JAKARTA: Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dengan pertimbangan Tim Sidang Pemugaran telah menerbitkan Surat Rekomendasi Pemugaran No. 4492-1.853.15 tanggal 26 Juli 2021 kepada pihak Masjid Al-Mansur. Surat ini terkait pekerjaan revitalisasi arsitektural masjid yang terletak di Jakarta Barat.
- Tue, May 2026
Disbud DKI Terbitkan Rekomendasi Pemugaran Masjid Jami AL-Mansur Sebagai Wisata Religi di Jakarta
15 Aug, 2021
8 mins read
199,338 views
Related posts
Wagub Ariza Berikan Apresiasi kepada Perkampungan Budaya Betawi
18 Jun, 2025
9 mins read
125,661 views
Agung Podomoro Keruk Pendapatan Rp1,86 triliun hinga 30 Juni 2023
14 Jun, 2025
4 mins read
55,164 views
Follow us
Categories
- Infrastruktur (301)
- Bisnis (299)
- Jalan (293)
- lainnya (288)
- Figur (286)
Lastest Post
L
Your experience on this site will be improved by allowing cookies
Cookie Policy
These cookies are essential for the website to function properly.
These cookies help us understand how visitors interact with the website.
These cookies are used to deliver personalized advertisements.
"Pelaksanaan pemugaran Masjid Jami Al-Mansur akan dirancang sebagai wisata religi baru DKI Jakarta, bersamaan dengan Masjid Al-Alam Marunda, Masjid Jami Luar Batang, dan Gereja (GPIB) Immanuel Jakarta," terang Kepala Dinas Kebudayaan
Rencana Pemugaran Masjid[caption]
Bangunan masjid yang sekarang sisinya tertutup ini akan dirancang menjadi lebih terbuka dan mudah diakses, agar nilai masjid sebagai masjid komunitas tetap terjaga. Pintu masuk utama masjid ini akan dikembalikan kepada bentuk awalnya ketika pertama kali masjid dibangun, yang diperkuat dengan pengelolaan fasad. Begitu pula dengan penambahan-penambahan fasilitas pendukung yang tetap mempertahankan zoning asli masjid.
Masjid Jami Al-Mansur berdiri sejak 1717 oleh Abdul Mihit atau Abdul Mukhit, putra Pangeran Cakrajaya dari Kerajaan Mataram Islam. Awalnya, masjid ini bernama Masjid Jami Kampung Sawah yang kemudian berubah nama, dengan mengambil nama Guru Mansur (1878-1967).
Arsitektur bangunan Masjid Jami Al-Mansur memang tidak terlepas dari ciri-ciri masjid berlanggam Masjid Jawa. Memiliki denah empat persegi dengan atap tajug tumpeng tiga dan diakhiri dengan hiasan berupa mahkota yang merupakan beberapa ciri khas masjid berlanggam Masjid Jawa. Masjid ini mempunyai satu menara yang berada di tenggara masjid. Pada ruang masjid terdapat ceruk kecil yang mengindikasikan arah kiblat ke Mekkah yang disebut mihrab
Baca juga: