Lainnya

Jembo Cable Prediksi laba Meningkat pada 2024



single-image

INDOWORK.ID, JAKARTA: Emiten produsen abel, PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) menargetkan kinerja penjualan akan meningkat di tahun 2024. Hal ini tak lepas dari jumlah permintaan kabel yang diprediksi lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.

Direktur Jembo Cable Company, Antonius Benady menargetkan, penjualan tahun ini bisa tumbuh hingga 24%. Sementara untuk laba bersih ditargetkan naik sekitar 3,5% hingga 4% dari capaian tahun 2023.

“Estimasi peningkatan penjualan kabel JECC berkisar 24% dibandingkan tahun lalu, di mana realisasi penjualan sebelum diaudit mencapai Rp 3 triliun pada tahun 2023,” kata Antonius.

Untuk mencapai target tersebut, JECC menyiapkan sejumlah strategi. Antara lain pembelian mesin dan menggencarkan perluasan segmen penjualan.

“Strategi yang akan dilakukan yakni melakukan investasi pembelian mesin untuk meningkatkan kapasitas, serta memperluas segmentasi penjualan. Anggaran yang disiapkan sekitar Rp 75 miliar yang berasal dari fasilitas bank dan internal perusahaan,” ujarnya.


KINERJA PERUSAHAAN

Di sisi lain, Antonius menerangkan, tren harga kabel saat ini tidak banyak mengalami perubahan dibandingkan tahun lalu. Pasanya, harga bahan baku utama tembaga masih relatif stabil. Adapun harga kabel sendiri tergantung dari jenis dan ukuran yang jumlahnya mencapai ribuan.

Berdasarkan laporan keuangannya, penjualan konsolidasi JECC hingga kuartal III-2023 mencapai Rp 2,07 triliun. Jumlah itu naik sekitar 4,38% dibandingkan periode yang sama tahun 2022 yang sebesar Rp 1,98 triliun. Dari sisi bottom line, JECC membukukan laba bersih sebesar Rp 43,71 miliar.

Laba bersih itu meningkat hingga 424,1% dibandingkan periode sama tahun 2022 yang sebesar Rp 8,32 miliar. Sementara untuk perolehan laba kotor JECC mencapai Rp 161,4 miliar, atau naik 41,48% dibandingkan periode sama tahun 2022.

  BERITA TERKAIT

Berita Lainnya