Headline INFRASTRUKTUR

Ancol Gaet BUSKIPM KKP Tingkatkan Kualitas Air Laut



single-image

INDOWORK.ID, JAKARTA: Kerang hijau atau green mussel merupakan salah satu biota laut yang hidup secara alami di Teluk Jakarta.

Bagaikan ginjal di dalam tubuh, gugusan kerang hijau di lautan memiliki fungsi untuk memfiltrasi air laut secara alami. Kerang hijau ini bersifat deposit feeder yakni memakan seluruh partikel yang mengendap di dasar laut. Kerang Hijau bersifat filter feeder, menyerap seluruh partikel pada air yang melewati tubuhnya.

Manajemen Ancol memanfaatkan kerang hijau sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas air di laut ancol. Inisiasi kegiatan ini sejak Maret 2018. Eksperimen yang dilakukan dengan meletakkan lima kilogram kerang hijau di dalam akuarium di Karantina Seaworld Ancol.

RESTORASI LAUT JAKARTA

Prosesnya adalah memasukkan air laut hasil backwash filter sebanyak 50 liter ke dalam akuarium. Setelah diamkan selama satu jam kondisi air menjadi jernih.

Kondisi dasar lautan yang penuh lumpur saat ini, menjadi kendala dalam menumbuhkan kerang hijau secara alami di dasar laut. Untuk itu butuhkan inisiasi dengan meletakkan substrat padat sebagai sarana menempel larva kerang hijau dan menjadi media pertumbuhan kerang hijau hingga dewasa.

Secara perlahan lumpur akan tergantikan dengan gugusan kerang hijau di dasar laut. Hal ini berdampak positif dengan meningkatnya keanekaragaman hayati dan kualitas air laut.

Untuk melakukan hal tersebut, Ancol tidak dapat bekerja sendiri. Pada kesempatan ini, Ancol berkolaborasi dengan Balai Uji Standar Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BUSKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk kegiatan restorasi kerang hijau.

Manajemen Ancol akan menyiapkan ram besi berukuran 50cmX30cmX10cm yang mampu menampung 20kg kerang hijau dan meletakkannya di dasar laut Jakarta Utara di sekitar Kawasan Ancol. Besar harapan kualitas air laut Jakarta dapat menjadi lebih baik. Ancol menebar kerang hijau sebanyak 500 kg.

“Kami melakukan restorasi kerang hijau ini sejak 2018. Total kerang hijau yang sudah kami tebar di laut Ancol ini sebanyak 1.600kg dan hingga 2020 kemarin sudah tumbuh sebanyak 2.600kg dan selama masa pandemi ini, kami tetap memperhatikan kondisi lingkungan.

Manajemen Tirta menyatakan senang dapat berkolaborasi dengan BUSKIPM dan berharap dapat berkolaborasi juga dengan lembaga lainnya. “Karena kami tidak bisa bekerja sendirian untuk dapat meningatkan kualitas air laut khususnya di Teluk Jakarta ini.” ujar Rika Sudranto, Vice President Tirta (Seaword Ancol, Ocean Dream Samudra, dan Atlantis Water Adventure).

Kegiatan ini mengedukasi tentang Restorasi Kerang Hijau di Laut Ancol kepada Pramuka Saka Bahari Jakarta Timur, Maritim Muda Nusantara DKI Jakarta dan Mindo Campus serta BUSKIPM.

Turut Hadir Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Dirjen Pengelolaan Ruang Laut dan Direktorat Kawasan dan Kesehatan Ikan Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Edukasi ini diharapkan dapat memberi pengetahuan yang lebih tentang restorasi kerang hijau dan pentingnya menjaga kelestarian laut Indonesia.

 

 

Berita Lainnya