Headline Humaniora

Inilah Tata Cara Shalat Idul Fitri, Lengkap dengan Panduan Khutbah



single-image

INDOWORK.ID, JAKARTA: Inilah tata cara shalat Idul Fitri, lengkap dengan bacaan niatnya. Selain tata cara shalat Idul Fitri, artikel ini juga dilengkapi dengan kaifiat khutbah Idul Fitri.

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan 1 Syawal 1442 H atau Idul Fitri 2021, jatuh pada Kamis (13/5/2021).

Dengan ditetapkannya Idul Fitri 2021, maka secara otomatis shalat Idul Fitri dapat dilaksanakan pada besok pagi.

Untuk melaksanakan shalat Idul Fitri, berikut Tribunnews sajikan tata cara shalat Idul Fitri:

Tata Cara shalat Idul Fitri

Masjid Nabawi
Masjid Nabawi

1. Sebelum shalat, disunnahkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tasbih.

2. shalat dimulai dengan menyeru “ash-sholata jami‘ah”, tanpa azan dan iqamah.

3. Memulai dengan niat shalat Idul Fitri

Untuk imam, dapat membaca niat shalat Idul Fitri seperti berikut:

Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini imaman lillahi ta’alaa”

Artinya: Aku niat shalat sunat Idul Fitri dua rakaat menjadi imam karena Allah Ta’ala.

Sementara untuk makmum, dapat membaca niat shalat Idul Fitri seperti berikut ini:

“Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini makmuuman lillahi ta’ala”

Artinya: Aku niat shalat sunat Idul Fitri dua rakaat menjadi makmum karena Allah Ta’ala.

4. Membaca takbiratul ihram sambil mengangkat kedua tangan.

5. Membaca doa iftitah.

6. Membaca takbir sebanyak 7 (tujuh) kali (di luar takbiratul ihram) dan di antara tiap takbir itu dianjurkan membaca secara pelan:

Subhanallah wal hamdulullah wa laa ilaha illallah wallahu Akbar

Artinya: Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar.

7. Membaca surah al-Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Alquran.

8. Ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa.

9. Pada rakaat kedua sebelum membaca al-Fatihah, disunnahkan takbir sebanyak 5 (lima) kali sambil mengangkat tangan, di luar takbir saat berdiri (takbir qiyam), dan di antara tiap takbir disunnahkan membaca secara pelan:

Subhanallah wal hamdulullah wa laa ilaha illallah wallahu Akbar

Artinya: Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar.

10. Membaca Surah al-Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Alquran.

11. Ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam.

12. Setelah salam, disunnahkan mendengarkan khutbah Idul Fitri.

Panduan Kaifiat Khutbah Idul Fitri

1. Khutbah Id hukumnya sunnah yang merupakan kesempuranaan shalat Idul Fitri.

2. Khutbah Id dilaksanakan dengan dua khutbah, dilaksanakan dengan berdiri dan di antara keduanya dipisahkan dengan duduk sejenak.

3. Khutbah pertama dilakukan dengan cara sebagai berikut:

a. Membaca takbir sembilan kali

b. Membaca tahmid (alhamdulillah)

c. Membaca shalawat (Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad)

d. Ajakan bertaqwa kepada Allah SWT (ittaqullah)

e. Membaca ayat Al Qur’an (sebisanya)

Khutbah Kedua:

a. Membaca takbir tujuh kali

b. Membaca tahmid (alhamdulillah)

c. Membaca shalawat (Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad)

d. Ajakan bertaqwa kepada Allah SWT (ittaqullah)

e. Membaca ayat Al-Quran.

f. Membaca doa untuk umat islam.

http://TRIBUNNEWS,COM

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Berita Lainnya