Headline Humaniora INFRASTRUKTUR

Perkampungan Budaya Betawi Bersiap Menuju 50 Besar Anugerah Desa Wisata 2021



single-image

INDOWORK, JAKARTA: Perkampungan Budaya Betawi lolos ke tahap 100 besar setelah sebelumnya lolos di tahap 300 besar pada ajang penghargaan Anugerah Desa Wisata 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Ajang penghargaan ini diikuti oleh 1.831 desa wisata lainnya se-Indonesia.

Meskipun sudah lolos ke tahap 100 besar, berbagai upaya terus dilakukan oleh Pengelola
Perkampungan Budaya Betawi dan pihak-pihak terkait untuk mepersiapkan diri menuju ke
tahapan selanjutnya, yaitu 50 besar. Upaya-upaya tersebut tidak hanya melibatkan pihak
internal saja, tetapi juga eksternal Perkampungan Budaya Betawi.

Upaya untuk melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan tokoh masyarakat serta jajaran RT
dan RW di dalam Kawasan Perkampungan Budaya Betawi terus dilakukan sehingga semua
pihak dapat terlibat dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kegiatan inovasi pemanfaatan
teknologi juga dilakukan dengan pembuatan QR Code yang membantu penyampaian
informasi terkait koleksi museum dan jenis-jenis tanaman langka khas Betawi.

Koordinasi dan Pemantauan oleh Deputi Gubernur beserta Jajaran

Koordinasi dengan Masyarakat Sekitar Perkampungan Budaya Betawi

Penggunaan QR Code untuk Informasi Koleksi Museum

Selain itu kegiatan pemetaan, analisa dan penyempurnaan potensi pada setiap kategori
penilaian pun terus dilakukan. Untuk memenuhi kategori penilaian CHSE, Pengelola
Perkampungan Budaya Betawi mengikuti sertifikasi CHSE Kementerian Pariwisata dan
Ekonomi Kreatif yang bekerja sama dengan SUCOFINDO. Kegiatan ini akan dimulai dengan
kunjungan lapangan yang akan dilaksanakan pada Rabu, 25 Agustus 2021 mendatang.

Kegiatan Penataan Kawasan Perkampungan Budaya Betawi

Pengecekan Fasilitas Keamanan Gedung

Dengan adanya upaya-upaya ini, diharapkan Perkampungan Budaya Betawi dapat terus
melaju ke tahapan-tahapan selanjutnya dan dapat menjadi Desa Wisata terbaik tahun 2021.

Sementara itu, Anggota Forum Jibang Perkampungan Budaya Betawi Lahyanto Nadie mengatakan bahwa destinasi budaya wisata Setu Babakan terus berupaya meningkatkan kinerja baik fasilitas maupun promosi dan memperluas jaringan. “Jelas kami mendukung kegiatan ini yang bertujuan untuk menjadikan desa wisata di Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia dan berdaya saing,” katanya.

Menurut dia, Indonesia memiliki 75.000 desa dengan sekitar 1.200 desa berpotensi menjadi desa wisata. Sedangka di Jakarta, Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan menjadi unggulan karena keunikannya. “Ini satu-satunya wisata budaya yang lengkap dan terintegrasi,” katanya.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Berita Lainnya