Headline INFRASTRUKTUR

Kelayakan Infrastruktur Sukseskan Mudik Hari Raya Idulfitri 1443 H



single-image

INDOWORK.ID, JAKARTA: Infrastruktur transportasi yang telah dibangun sedemikian rupa memberikan berkah bagi pemudik. Betapa tidak, dengan kualitas dan kuantitas pembangunan jalan tol, pemudik bisa lebih cepat dan nyaman dalam perjalanan.

Poppy Sulistyaning Winanti

Ahli politik ekonomi pembangunan internasional Universitas Gadjah Mada Poppy Sulistyaning Winanti, dikutip dari Media Indonesia (6/05/22). Salah satu yang sangat besar berkontribusi menyukseskan kelancaran arus mudik dan balik saat ini karena ketersediaan infrastruktur yang memadai

“Mobilitas masyarakat dan barang semakin mudah dan cepat. Hal ini dapat dilihat ketika mobilitas masyarakat yang sangat besar seperti saat lebaran.”

Dia melanjutkan dengan pembangunan infrastruktur yang masif, membuat arus mudik dan balik lebaran tahun ini lancar.

“Hal itu tak terlepas dari instruksi Presiden Joko Widodo kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Presiden menginginkan pembangunan infrastruktur maksimal melalui BUMN.”

DORONG BUMN UNTUK MEMBANGUN

Erick, kata Poppy, menindaklanjuti instruksi Kepala Negara dengan mendorong BUMN meningkatkan pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi. Misalnya, pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra, Trans Jawa, hingga pembenahan jalur kereta.

“Yang terbaru, reaktivasi jalur kereta api Garut. Kita harus apresiasi Erick dan manajemen KAI yang tidak hanya meningkatkan sarana dan prasarana kereta api, tetapi juga adanya peningkatan kualitas layanan yang diberikan,” lanjut Poppy.

Poppy menyampaikan BUMN memegang peranan penting dalam perekonomian nasional dan pelayanan kepada masyarakat. Penerapan good corporate governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik sudah menjadi kewajiban.

Selain itu, dia menilai perusahaan BUMN mesti memiliki profitabilitas yang baik agar bisa menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat. BUMN perlu melakukan revitalisasi dan efisiensi.

“Revitalisasi merupakan tantangan yang harus dipikirkan Erick, bisa melalui dana APBN atau sumber pendanaan lainnya seperti menerbitkan obligasi atau IPO di bursa. Namun untuk IPO harus hati-hati. Kepemilikan saham pemerintah harus tetap dominan agar bisa menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat,” kata Poppy.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Berita Lainnya