Headline Humaniora

Inilah Debat Langsung Muhaimin, Gibran, dan Mahfud MD



single-image
Muhaimin, Gibran, Mahfud MD

INDOWOR.ID, JAKARTA: Debat calon wakil presiden antara Abdul Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD mulai pukul 19.00 malam ini,  Jumat, 22 Desember 2023. Semua pasangan capres dan cawapres membawa istri, kecuali Prabowo Subianto.

“Selamat hari ibu,” kata Muhaimin Iskandar di Jakarta Convention Center, Jakarta, sebelum debat dimulai.

Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka datang lebih awal, disusul Anies Baswedan-Abdul Muhaimin Iskanda dan terakhir Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Pukul 19.00 moderator Alfito Deannova Ginting dan Liviana Cherlisa membuka debat. “Inilah Bapak H. Anies Rasyid Baswedan dan Bapak Dr. (HC) Abdul Muhaimin Iskandar,” kata Alfito disambut gerumuh hadirin.

Liviana kemudian mengundang pasangan Praowo-Gibran. Selanjtnya Alfito menyebut nama Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan jingle Pemilu 2024.

MATERI DEBAT

Debat pada 22 Desember adalah debat kedua dari lima kali debat capres-cawapres yang terdiri dari tiga kali debat antarcapres dan dua kali debat antarcawapres. Debat kedua ini merupakan debat antarcawapres dengan tema ekonomi kerakyatan dan digital, keuangan, investasi pajak, perdagangan. Selain itu, ada pula tema pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN)/anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), infrastruktur, dan perkotaan.

Sambutan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) dilanjutkan dengan doa. “Kepada Pak Hasyim Ashari saya persilakan,” kata Alfito.

Hasyim mengatakan bahwa panelis membantu KPU untuk membuat pertanyaann dalam debat ini. Ketua KPU kemudian memimpin membaca doa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. “Berdoa selesai,” kata Hasyim. Sementara ucapan “aamin” berkumandang.

SEBELAS PANELIS

Alfito dan Liviana secara bergantian membacakan sebelas panelis yang berasal dari sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta, Core Indonesia dan CSIS. Koordinator panelis kemudian menyerahkan datar pertanyaan kepada ketua KPU.

Berikut daftar nama 11 panelis debat kedua Pilpres 2024.

1. Alamsyah Saragih (Anggota Ombudsman RI Periode 2016-2020)

2. Adhitya Wardhono (Ekonom dan Pengajar FEB Universitas Jember)

3. Agustinus Prasetyantoko (Ekonom dan Rektor Universitas Katolik Indonesia Alma Jaya 2015-2023)

4. Fausan Ali Rasyid (Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung)

5. Hendri Saparini (Pendiri dan Ekonom CORE Indonesia)

6. Hyronimus Rowa (Wakil Rektor Bidang Akademik dan Inovasi IPDN)

7. Poppy Ismalina (Associate Professor di Departemen Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM)

8. Retno Agustina Ekaputri (Rektor Universitas Bengkulu 2021-2025)

9. Suharnomo (Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro)

10. Tauhid Ahmad (Direktur Eksekutif INDEF dan Dosen FEB Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)

11. Yose Rizal Damuri (Direktur Eksekutif Center for Strategic and International Studies/CSIS)

Moderator selanjutnya membacakan tata tertib debat.

Gibran tampil pertama. Ia menyampaikan visi dan misinya. “Kami lanjutkan hilirisasi pertambangan, pertanian dan digiltalisasi,” kata Gibran.

Mahfud mengawali penyampaian visi dan misinya diawali dengan mengucapkan selamat Hari Ibu. “Setelah bersimpuh di depan ibu, selanjutnya mengabdi kepada ibu pertiwi,” ujar Mahfud.

Muhaimin mendapatkan kesempatan terakhir. “Kepercayaan harus dibangun agar investasi masuk,” kata Muhaimin.

Dalam debat, Mahfud bertanya kepada Gibran tentang jumlah investor yang masuk ke Ibu Kota Nusantara (IKN). “Coba sebutkan satu saja, investor. Setahu saya seluruh dana pembagunan IKN saat ini menggunakan APBN,” kata Mahfud.

CARI DI GOOGLE

Kepada Mahfud memberikan jawaban. “Cari saja di google, sudah banyak,” katanya. Ia lalu menyebut Agung Sedayu. “Nanti setelah Pemilu akan banyak yang masuk lagi,” Gibran melanjutkan.

Ketika memberikan jawaban kepada Muhaimin, Gibran dengan nada tinggi berkata. “Dahulu GUs Muhaimin memotong tumpeng di IKN. Kok sekarang tidak konsisten karena jadi wakil Pak Anies di Koalisi Perubahan.”

Mahfud MD menanggapi soal pernyataan Gibran  yang menyatakan bahwa IKN  tidak 100 persen menggunakan APBN. Gibran menyebut hanya 20% dari APBN dan sisanya dari investor swasta dan luar negeri.

“Mas Gibran, saya sangat tertarik tentang IKN dan itu bagus harus kita laksanakan sebagai warisan dari Pak Jokowi. Tapi saya tergelitik untuk anggaran IKN itu hanya 20% dari APBN dan sisanya dari investor,” kata Mahfud.

Mahfud juga mengatakan ingin penguatan ekonomi tumbuh ke dalam negeri agar bisa tumbuh ke dalam, sehingga nantinya masuk dengan strategi kedua  bahwa kualitas barang dagangan bisa diterima di luar negeri dan produktif sehingga mudah diterima dunia internasional.

Pemaparan Mahfud ditanggapi cawapres Muhaimin bahwa gagasan Mahfud soal diplomasi ekonomi terlalu normatif. “Itu sudah jadi pengetahuan umum,” kata Gus Muhaimin.

Dia mengatakan para diplomat perlu diselepet sehingga dapat menggaet kerja sama yang lebih masif. Yang paling penting itu, katanya, adalah nyelepet para diplomat berubah wajah menjadi pemasar-pemasar yang tangguh. “Diplomasi pemasaran yang ekspansif itu tidak kita miliki karena memang seluruh cara kerja diplomasi kita masih politik dan sangat normatif,” kata dia.

TIDAK RASIONAL

Perdebatan yang cukup seru adalah ketika Gibran mengatakan bahwa tax ratio 23%. Mahfud langsung menyanggah. “Itu tidak rasional. Tax amnesty saja tidak ada yang berminat,” katanya.

Gibran menyebut saat memimpin Solo, dia telah berkerja sama dengan kabupaten sekitar, seperti Wonogiri, Klaten untuk mendapatkan air bersih. Ia juga menyingung sudah menjalankan proyek nasional dengan membangun bendungan dan embung.

Usai Gibran menjawab, Mahfud diberi kesempatan untuk menanggapi. Cawapres nomor urut 3 ini menyebut jawaban Gibran tak sesuai dengan pertanyaan.

“Kayaknya belum dijawab. Tadi itu yang dijawab infrastruktur fisik semua itu,” tutur Mahfud.

Pernyataan penutup dari masing-masing calon diawali oleh Muhaimin. Ia mengatakan bahwa Indonesia ke depan harus “Pakai hati, pakai otak.”

Selanjutnya Gibran berkata, “Terima kasih Pak Prabowo, saya bisa ikut kontestasi ini.”

Mahfud mengatakan bahwa “Semoga kerja baik mendagat ganjaran dan tercatat di lauhul mahfudz.”

 

Berita Lainnya