Bisnis Headline

INDY Tunjukkan Lonjakan Prestasi dan Tema Besar



single-image

INDOWORK.ID, JAKARTA:  PT Indika Energi Tbk. (INDY) nyaris selalu viral di kalangan media massa dan media sosial. Kajian saham yang satu ini, laris dirilis para analis. INDY memang punya banyak kelebihan.

Arsjad Rasjid, sebagai CEO INDY yang punya kedudukan sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia. Lalu kedekatan dengan para pejabat penyelengga negara.

CEO INDY ARSJAD RASJID

Emiten satu ini memang menunjukkan lonjakan prestasi besar dan tema-tema besar. Unjuk kerja keuangan yang membaik pada tahun 2021, – setelah mengalami kerugian cukup parah pada tahun sebelumnya – berlanjut dengan lompatan lebih spektakuler pada 1H22.

Laba bersih 1H22 mendekati USD 201 juta. Naik hampir 16 kali lipat dibandingkan laba bersih periode yang sama tahun lalu. Laba besar itu memberi peluang kepada emiten untuk membayar dividen interim jumbo. Tiap saham akan memperoleh Rp 114,5 dividen tunai. Pada harga mutakhir imbal hasil (yield) dividen interim itu di atas 4%

Dividen interim merupakan sinyal ekspekstasi tingginya laba tahunan yang akan diperoleh hingga akhir tahun. Pada tingkat ASP batubara yang bertahan tinggi dan volume produksi yang meningkat, tentu saja melambungnya harapan, cukup beralasan.

Prestasi itu pula yang mendorong INDY masuk praktis ke semua indeks “bergengsi” BEI. Sebut saja LQ45, IDX 80, IDX-SMC Liquid, IDX-Value 30 dan IDX-Growth 30.

TRANSFORMASI BISNIS

Yang paling monumental, dalam pandangan saya, INDY mencanangkan transformasi bisnis yang luar biasa. Memasang target 50% nonemisi karbon pada 2025 dan netral emisi karbon pada tahun 2050.

Beberapa langkah konkret sudah dimulai. Sebut mislanya divestasi PTRO dan Caraka. Belanja capex yang cukup besar. Masuk ke industri emas, logam lain dan mineral beberapa waktu lalu. Membangun terminal penyimpan bahan bakar. Ikut ambil bagian dalam pengembangan proyek infrastruktur strategis. Pengembangan panel tenaga surya, dan beberapa lainnya.

Seperti apakah unjuk kerja INDY pascatransformasi bisnis? Aku belum mampu memperkirakan. Kita tunggu sinyal lebih lanjut dari Manajemen.

*) Ditulis oleh Hasann Zein Mahmud, Redaktur Khusus Indowork.id.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.

Berita Lainnya