Bisnis INFRASTRUKTUR

PII Prioritaskan Pengembangan Infrastruktur Air Minum



single-image

INDOWORK.ID, JAKARTA: PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PII akan terus mendukung pengembangan infrastruktur sektor air minum melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) seiring dengan diresmikannya Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Umbulan di Pasuruan, Jawa Timur, oleh Presiden Joko Widodo pada awal pekan ini.

Direktur Utama PT PII M Wahid Sutopo mengatakan, peresmian SPAM Umbulan itu juga menjadi bagian dari upaya PII membantu pemerintah dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Proyek ini merupakan salah satu proyek percontohan karena merupakan proyek air minum berskala regional daerah pertama dikembangkan melalui skema KPBU dengan dukungan penjaminan pemerintah oleh PT PII. Selain SPAM Umbulan ini, PT PII juga telah memberikan penjaminan kepada empat proyek KPBU SPAM lainnya, yaitu SPAM Umbulan, SPAM Bandar Lampung, SPAM Semarang Barat, SPAM Pekanbaru dan SPAM Jatiluhur,” ujar Sutopo melalui keterangannya di Jakarta, Selasa.

Dengan penjaminan pemerintah melalui PT PII, lanjut Sutopo, kepastian pendanaan proyek melalui partisipasi swasta dapat lebih meningkat sehingga pemerintah dapat mewujudkan penyediaan infrastruktur yang tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah yang terbatas serta dapat terus mendukung pemerintah melalui infrastruktur.

“Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat secara langsung memperoleh manfaat dari berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam pembangunan infrastruktur,” kata Sutopo.

SPAM Umbulan memiliki kapasitas yang sangat besar yaitu mencapai 4.000 liter air per detik. Dengan kapasitas itu, mampu melayani 310.000 sambungan rumah (SR) atau 1,3 juta orang.

SPAM Umbulan dibangun melalui skema KPBU dengan Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK) yaitu Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Badan Usaha Pelaksana yaitu PT Meta Adhya Tirta Umbulan yang merupakan konsorsium PT Medco Energi Internasional Tbk dan PT Bangun Cipta serta diberikan penjaminan pemerintah melalui PT PII.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah memberikan dukungan pada proyek SPAM Umbulan melalui fiscal tools yaitu Viability Gap Fund (VGF)/Dukungan Kelayakan sebesar Rp818 Miliar, Fasilitas Penyiapan Proyek dan Pendampingan Transaksi atau Project Development Facility (PDF) melalui PT SMI, dan juga penjaminan pemerintah melalui PT PII.

Berita Lainnya