Bisnis Headline

Diserbu Ibu-Ibu sampai Anak Cucu, NGINUM Buka Gerai di Rawageni Depok



single-image

INDOWORK.ID, DEPOK: NGINUM, mendadak jadi populer. Itulah sebabnya Firdaus Ridwan terus mengembangkan ekspansi usaha minumannya hingga ke pelosok Depok. Tepatnya di pedalaman Rawageni yang padat. Ibu-ibu pun bejibun antre untuk menikmani segarnya racikan Firdaus. Anak dan cucu mereka ikut serta.

Memang pada zaman yang serba hits dan kekinian, nggak cuma makanan aja yang jadi tren. Akan tetapi berbagai minuman pun tak lepas dari incaran para pecinta kuliner. Banyak ragam minuman yang juga bisa mendadak jadi populer. Entah karena rasanya, bentuk penyajiannya, namanya, atau keunikan lainnya. Secara mudah deretan variasi minuman jadi hits dan kekinian, lantaran di era serba modern ini kamu bisa dengan mudah menyebarkan melalui media sosial.

Beberapa minuman kekinian itu pun jadi ladang usaha baru bagi kalangan pengusaha muda. Mereka mulai berlomba-lomba membuat minuman unik dan lezat. Jika satu minuman sedang hits, banyak juga pedangan yang kemudian mengikuti tren tersebut. Bukan hanya soal rasa saja diadu tapi juga keunikan dari setiap kuliner. Siapa yang bisa menciptakan minuman lezat, segar, dan unik, maka itu lah yang akan laris.

PEMUKIMAN PADAT RAWAGENI

Firdaus Ridwan pandai membaca situasi pasar itu. Ia membuka gerai di pemukiman padat. Momentumnya juga tepat, akhir musim penghujan. “Bulan depan mungkin sudah memasuki musimpanas, NGINUM bakalan banyak diminati,” katanya Ahad, 14 Maret 2021.

Ia melakukan ekspansi ke Depok karena memang dekat dengan gerainya di Jakarta di bilangan Jalan Haji Sibi, Srengsengsawah, Jagakarta, Jakarta Selatan. “Ini gerai ketiga, berdampingan dengan gerai Ayam Geprek Sibi dan Roti,” katanya.

Pada awal opening hari ini, Firdaus memberikan promo setiap pembelian 1 jenis minuman akan mendapatkan 1 gratis. Para pembeli berbondong-bondong lantara mereka mengetahui pembukaan gerai NGINUM itu dari spanduk dan  media sosial. “Sejak kemarin kami pasang spanduk, jadi orang-orang pada penasaran,” kata Junarzi Hafidz, manajer NGINUM Rawageni.

Firdaus menjelaskan bahwa membuka usaha NGINUM tidaklah terlalu sulit. Ia terbuka untuk bekerja sama bagi investor. Modalnya tidak lebih dari Rp50 juta. Siapa mau bergabung?

 

Berita Lainnya