Bisnis Headline

Buah Manis Digitalisasi Bank BNI, Pengguna Mobile Banking Tumbuh 58,4%



single-image

INDOWORK.ID, JAKARTA: Bank BNI memetik hasil manis investasi teleologie. Digitalisasi berhasil mendorong kinerja bank BUMN tersebut.

Direktur TI dan Operasi BNI YB Hariantono mengatakan pandemi Covid-19 mengakselerasi perubahan perilaku masyarakat untuk mengalihkan transaksi. Dari cabang dan channel konvensional seperti ATM kepada layanan digital.

“BNI melakukan percepatan transformasi layanan digital yang berfokus pada tiga layanan,” kata Hariantono, Senin (26/4). Pertama, peningkatan kapabilitas mobile banking secara berkelanjutan (segmen konsumer). Kedua, meningkatkan platform transactional banking melalui produk BNI Direct dan solusi cash management terintegrasi (segmen korporasi).

Ketiga, memperluas layanan digital BNI melalui kerjasama dengan financial tehcnology (fintech), e-commerce. Serta ekosistem bisnis lain melalui application programming interface (API) Digital Service BNI.

Hingga kuartal 1 tahun 2021, jumlah pengguna BNI Mobile Banking mencapai 8,56 juta. Tumbuh 58,4% dibandingkan kuartal 1 tahun 2020 yang sebesar 5,41 juta nasabah. Dari sisi nilai transaksitercatat Rp 138 triliun pada Maret 2021 atau tumbuh 33,2% dibandingkan Maret 2020 sebesar Rp103 triliun.

Jumlah transaksi melalui BNI Mobile Bankingse banyak 95 juta pada kuartal I 2021. Meningkat 50,4% dibandingkan Kuartal I 2020 yang mencapai 63 juta transaksi.

Hingga Maret 2021, jumlah nasabah cash management BNI mencapai lebih dari 72.000. Meningkat 24% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan volume transaksi di 3 bulan pertama tahun 2021 mencapai Rp 968 triliun. Meningkat 22,7% dibandingkan periode yang sama tahun 2020.

Lalu API Digital Service BNI yang mulai dikembangkan sejak 2018, kini sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan. BNI telah menyediakan 238 API services, terbanyak diantara bank di Indonesia, dengan jumlah pengguna lebih dari 3.000 klien. (yof)http://FINTECHNESIA.COM

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.

Berita Lainnya